Pengertian Boot Loader

Pengertian Boot Loader. Sebelumnya, saya minta maaf lagi nih kepada kakak-kakak sekalian, saya baru bisa buat artikel baru diakarenakan liburan. Hehehehehehe.. Okeh, kali ini saya akan membahas mengenai Pengertian Boot Loader. Mungkin, kata Boot Loader masih awam di telinga kakak-kakak sekalian. Apalagi untuk kakak-kakak yang masih baru di dunia Open Source (red : GNU/Linux ^^). Tapi, bagi kakak-kakak yang sudah mengerti lebih dalam mengenai Pengertian Boot Loader tolong agar men-share ilmunya disini yah. Hehehehehehe.... Okeh, tanpa basa-basi lagi, silahkan membaca artikel mengenai Pengertian Boot Loader versi saya :D



Boot Loader adalah suatu program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya seperti flashdisk  (contohnya GRUB dan LILO). Biasanya Boot Loader digunakan untuk memilih sistem operasi yang ada pada hard disk karena pada hard disk tersebut memiliki lebih dari 1 sistem operasi. Boot Loader ini, dimuat pada BIOS komputer, yang kemudian digunakan untuk memanggil kernel suatu sistem operasi.


Jadi, Boot Loader ini digunakan untuk memilih dan memanggil sistem operasi yang ada pada hard disk dan media boot lainnya. Misalnya, pada hard disk terdapat sistem operasi GNU/Linux Mandriva 2010.1 dan Ubuntu 10.10. Nah, anda bisa menggunakan salah satu Boot Loader yang sudah disediakan dari kedua sistem operasi tersebut. Boot Loader, harus dipasang pada MBR (Master Boot Record) pada hard disk atau media boot lainnya agar sistem operasi yang terdapat pada hard disk atau media boot lainnya bisa di-boot dengan baik.


Terdapat 2 jenis Boot Loader pada GNU/Linux, yaitu GRUB dan LILO :


gamabr : GRUB
GRUB (GRand Unified Bootloader), adalah Boot Loader yang disediakan oleh GNU dan merupakan proyek dari GNU. GRUB banyak digunakan pada berbagai macam distro GNU/Linux. Karena GRUB banyak digunakan oleh berbagai macam distro GNU/Linux, maka perkembangan GRUB-pun menjadi pesat. Saat ini, terdapat versi ke-2 GRUB, yaitu GRUB2 yang sudah ada pada GNU/Linux Ubuntu 10.10. Lebih lengkap mengenai GRUB, klik disini dan disini.


gambar : LILO





LILO (LInux LOader), adalah Boot Loader yang terdapat pada sistem operasi GNU/Linux Red Hat dan turunannya. Biasanya, LILO sering di-set sesuai kebutuhan penggunanya. Banyak menu konfigurasi yang disediakan oleh LILO, dan LILO-pun dapat di-install dan di-uninstall. Lebih lengkap mengenai LILO, klik disini dan disini.



Jadi, intinya program Boot Loader ini berfungsi untuk memanggil sistem operasi pada hard disk dan media yang bisa di-boot seperti flashdisk. Oya, anda harus hati-hati ketika akan mengkonfigurasi Boot Loader seperti GRUB dan LILO. Karena apabila terjadi kesalahan, bisa-bisa anda tidak dapat mem-boot sistem operasi.


Okeh, sekian artikel saya mengenai Pengertian Boot Loader versi saya. Pastinya, pada artikel saya ini terdapat kesalahan. Jadi, mohon maaf dan mohon ralat atas kesalahan saya.
Terima Kasih... :D



NB : jangan cuma baca aja kakak, minimal kasi comment atau Like yah... hehehehe ^^

Pengertian GUI dan CLI

Pengertian GUI dan CLI. Sebelumnya, saya minta maaf nih kepada kakak-kakak sekalian. Saya baru bisa buat artikel baru dikarenakan masih menempuh Ulangan Umum. Hehehehehehe... Okay, kembali ke tema artikel mengenai Pengertian GUI dan CLI. Tentu kakak-kakak pernah mendengar tentang GUI dan CLI. Bagi kakak-kakak yang belum mengetahuinya pasti bertanya-tanya tentang Pengertian GUI dan CLI. Tapi, bagi kakak-kakak yang sudah mengetahui Pengertian GUI dan CLI mohon untuk ralat atau menambahi ilmu kakak pada artikel saya mengenai Pengertian GUI dan CLI versi saya ini yah. Hehehehehe.. Okeh, tanpa basa-basi lagi, silahkan membaca artikel saya mengenai Pengertian GUI dan CLI versi saya :D



Antarmuka pada sistem operasi atau komputer terbagi menjadi 2 jenis, yaitu GUI dan CLI.



GUI (Graphical User Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu grafis agar mempermudah para pengguna-nya untuk berinteraksi dengan komputer atau sistem operasi.


Jadi, GUI merupakan antarmuka pada sistem operasi komputer yang menggunakan menu grafis. Menu grafis ini maksudnya terdapat tampilan yang lebih ditekankan untuk membuat sistem operasi yang user-friendly agar para pengguna lebih nyaman menggunakan komputer. Menu grafis itu ya seperti ada grafis-grafis atau gambar-gambar dan tampilan yang tujuannya untuk memudahkan para pengguna menggunakan sistem operasi.


gambar : KDE pada Mandriva


Contoh sistem operasi yang menggunakan GUI adalah Linux dengan distro Mandriva menggunakan Desktop Environment KDE (Lihat juga Pengertian Desktop Environment), dan juga sistem operasi Windows 7 Ultimate yang menggunakan GUI-nya sendiri.



CLI (Command Line Interface), adalah antarmuka pada sistem operasi atau komputer yang menggunakan menu baris perintah atau text atau ketikkan dari keyboard untuk berinteraksi denga sistem operasi atau komputer tersebut.


Jadi, GUI merupakan antarmuka yang menggunakan input dari keyboard untuk bisa berinteraksi dengan komputer tersebut. CLI lebih ditujukan kepada sistem operasi yang digunakan sebagai komputer server. Karena menggunakan CLI dirasa lebih efisien dan cepat daripada menggunakan GUI. Untuk berinteraksi dengan komputer, harus dengan menggunakan bafris perintah yang bisa dikenali oleh komputer. Jadi, untuk orang yang masih awam menggunakan mode CLI, masih dirasa cukup repot untuk menggunakannya.


gambar : CLI pada Ubuntu


Contoh sistem operasi yang menggunakan CLI adalah Ubuntu Server dan Windows Server 2008.


Jadi, dapat disimpulkan bahwa GUI dan CLI merupakan tampilan antarmuka yang digunakan sesuai kebutuhan para penggunanya. Pada GUI menggunakan mode grafis, dan pada CLI menggunakan mode baris perintah atau text.


Okay, sekian artikel dari saya mengenai Pengertian GUI dan CLI versi saya. Kalau ada salah apapun itu mohon dimaafkan dan diralat yah. Hehehehehehehe... :D
Sekian..... ^^

Download Buku Belajar Linux

Download Buku Belajar Linux. Yeap, kali ini saya akan memberikan buku tentang Buku Belajar Linux. Karena banyak kakak-kakak yang mau belajar Linux, tapi cuman dapat bahan yang pecah-pecah. Nah, untuk itu, kali ini saya akan membuat artikel tentang Download Buku Belajar Linux untuk kakak-kakak sekalian. Hehehehehehe... Tenang, Download Buku Belajar Linux saya ini GRATIS kok. Tanpa dipungut biaya sepeserpun. Hehehehehehehe..... Oya, saya kasih dua Buku Belajar Linux nih. Keduanya sama bagus kok. Cuma sebagai referensi aja. Hehehehehehe... Okeh, silahkan nikmati Download Buku Belajar Linux :D



Download Buku Belajar Linux 1

Download Buku Belajar Linux 2


NB : Tenang kakak..... Saya upload buku ini di 4shared kok.... Jadi, gak usah khawatir kalau Buku Belajar Linux ini, saya akan mendapatkan uang atau dollar... Karena memang Download Buku Belajar Linux ini untuk menyebarkan ilmu pengetahuan... Semua untuk kakak, semua dari 4shared agar kakak-kakak bisa mencarinya dengan mudah di 4shared. Okeh, silahkan Download Buku Belajar Linux :D

NB 2 : Mohon maaf kalau Buku Belajar Linux-nya masih terasa kurang untuk referensi kakak. Kalau link-nya rusak, mohon beritahu saya ya... :D
Thanks............  :D

Pengertian Bug

Pengertian Bug apaan sih ? Sewaktu main game online, ada orang yang tahu Bug di suatu tempat pada map permainan. Ada juga seorang Programmer yang menemukan Bug pada suatu aplikasi. Sebenernya, Pengertian Bug ini apa ya? Hehehehehe... Tenang, buat kakak-kakak sekalian yang baru memasuki dunia GNU/Linux mungkin bertanya-tanya tentang Pengertian Bug. Okeh, tanpa basa-basi lagi, silahkan membaca artikel saya kali ini mengenai Pengertian Bug :D



Bug, merupakan suatu kesalahan atau cacat pada sebuah software atau hardware yang menyebabkan software atau hardware tersebut tidak jalan sebagaimana mestinya. Bisa dibilang, Bug merupakan suatu kesalahan yang terdapat pada sotware maupun hardware.



Gambar : Bug


Ingatlah, tidak ada sesuatu yang sempurna dari seorang manusia (Ciiieehhh.... :D). Hehehehehehehe.....
Software maupun hardware buatan manusia, tidak ada yang sempurna. Pastilah memiliki kesalahan atau cacat yang menyebabkan software ataupun hardware tersebut tidak berjalan normal. Sebuah software, bila memiliki Bug, pastinya akan selalu diperbaiki. Tapi, mungkin dari suatu perbaikan tersebut masih kurang sempurna. Malah, bisa menyebabkan suatu kesalahan lain. Setidaknya, perbaikan dari sebuah Bug pastilah membuat software maupun hardware menjadi lebih baik.



Untuk anda yang berkecimpung di dunia GNU/Linux, sebuah Bug apabila ditemukan pada suatu program atau aplikasi, pastilah akan merasa risih dicampur rasa senang. Karena penemuan sebuah Bug lebih berharga daripada uang. Hahahahahaha.... Tapi itu benar loh. Kalau Bug tersebut anda laporkan kepada pihak pemilik program atau software tersebut, pastinya anda berjasa karena telah membantu kemaslahatan umat open-source. Hehehehehehe.....



Lalu, ketika sebuah Bug ditemukan pada sebuah software, pastilah seorang Programmer akan melakukan debugging untuk memperbaikinya. Debugging merupakan tindakan untuk memperbaiki sebuah Bug.


Inilah kekuatan dari Open-Source... Bersama kita saling bahu-membahu untuk mencapai kesejahteraan..... ^^v



Jadi, intinya Bug merupakan suatu kesalahan atau cacat pada sebuah software atau hardware yang menyebabkan software atau hardware tersebut tidak berjalan normal/sebagaimana mestinya.


Okeh, sekian artikel dari saya mengenai Pengertian Bug versi saya dengan berbagai sumber. Hehehehehehe... Kalau ada salah apapun itu, mohon maaf dan mohon diralat yah kakak-kakak.... Hehehehehe. :D

Pengertian Desktop Environment



Pengertian Desktop Environment apaan sih? Hehehehehe..... Khususnya buat kakak-kakak sekalian yang baru memasuki dunia si Penguin alias GNU/Linux, pastinya penasaran akan Pengertian Desktop Environment. Okeh, daripada basa-basi gak jelas lagi, silahkan kakak-kakak sekalian membaca artikel saya kali ini mengenai Pengertian Desktop Environment versi saya (again ==) :D





Desktop Environment, adalah sebuah antarmuka grafis (Graphical User Interface) pada desktop sistem operasi anda. Desktop Environment ini bisa dibilang sebagai pengganti antarmuka baris perintah (Command Line Interface).


Jadi begini, setiap sistem operasi itu kan memiliki Desktop Environment-nya masing-masing. Tampilan desktop dari sebuah sistem operasi itu bisa dibilang sebuah antarmuka. Contohnya Desktop Environment yang digunakan pada Windows Vista. Tampilan antarmuka yang digunakan itu adalah milik Windows Vista itu sendiri. Pada Windows, sebuah Desktop Environment tidak bisa diubah-ubah karena antarmuka teesebut sudah terintegrasi pada sistem operasi tersebut.

Gambar : GNOME



Lain halnya pada Linux, desktop environment pada sebuah distro Linux, dapat diubah-ubah sesuai selera. Karena desktop environment pada Linux biasanya bersifat open-source. Jadi, anda bisa menggunakannya dengan bebas. Contoh Desktop Environment pada Linux adalah KDE, GNOME, XFCE, dan lain-lain. Setiap desktop environment memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menurut saya sih, desktop environment pada sebuah Linux itu sangat indah. Karena keindahannya bisa anda sesuaikan menurut selera. Hehehehehehee... (promosi mode : ON) :D


Gambar : KDE



Jadi, intinya adalah Desktop Environment itu merupakan suatu antarmuka grafis yang dimiliki oleh sistem operasi. Hehehehehehe..... :D



Okeh, sekian artikel saya kali ini mengenai Pengertian Desktop Environment. Kalau ada salah apapun itu mohon diralat dan dimaafkan yah.....
Sekian..... ^^v

Pengertian Shell

Pengertian Shell? Emang, Pengertian Shell apaan yah? Merek oli? Hahahahahahahaa...... Pengertian Shell disini adalah Pengertian Shell dalam dunia sistem operasi komputer (red: Linux atau Unix). Mungkin bagi kakak-kakak sekalian yang sudah mendalami dunia sistem operasi berbasis Text atau CLI pasti sudah tahu Pengertian Shell. Nah, bagi kakak-kakak yang belum tahu Pengertian Shell, akan saya bahas pada artikel saya kali ini. Okeh, tanpa basa-basi lagi silahkan membaca artikel saya mengenai Pengertian Shell :D



Shell, adalah program (penterjemah perintah)yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini Kernel (inti dari sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user dapat mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi file program (eksternal command), selain itu memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program (Lihat Pengertian Program). (sumber : http://pemula.linux.or.id/programming/bash-shell.html).






Hehehehe, maaf ya Pengertian Shell-nya dari http://pemula.linux.or.id. Biar bahasanya lebih efektif dan teoritis. Hehehehehee.... Jadi begini loh...
Pada sebuah sistem operasi, pastinya kita ingin melakukan sesuatu seperti ingin membuat sebuah dokumen mendengarkan lagu lewat pemutar musik, membuat sebuah aplikasi menggunakan compiler, dan lain-lain. Itu semua anda awali pada sebuah perintah di Shell. Umumnya Shell ini diketik pada sebuah prompt (Lihat gambar).




Nah, contoh gambar diatas merupakan sebuah prompt pada Linux Mandriva saya. Hehehehe....
Duh, hampir lupa. Jadi proses awalnya begini :



User-->Shell-->Sistem Operasi (Kernel)--> Output yang dihasilkan dari Kernel.


Contohnya begini, pada sistem operasi Windows XP, pasti ada prompt command-nya (cmd). Nah, cmd itu merupakan contoh Shell pada Windows. Anda bisa mengetikkan perintah-perintah yang anda inginkan disana.
Contoh lain adalah file yang bisa dieksekusi seperti file berformat .EXE. Nah, pada aplikasi di Windows, kan ada tuh file .exe yang bisa anda jalankan. Itu proses untuk menjalankannya dari Shell dulu kemudian Kernel akan memproses perintah yang anda jalankan tadi.


Logikanya gini loh. Misalnya anda ingin mengirim surat. Untuk mengirimnya, anda melalui kotak surat (Shell). Kemudian surat yang berada di kotak surat tersebut akan dibawa dan nantinya akan diproses oleh Tukang Pos (Kernel) lalu dikirim ke alamat yang anda tuju (output yang dihasilkan dari Kernel).


Shell pada Linux atau Unix ada bermacam-macam jenisnya. Seperti :


  • sh (Bourne Shell)
  • bash (Bourne again shell)
  • korn, dan sebagainya.

Tiap-tiap jenis Shell memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Disesuaikan pada kebutuhan saja. Pada Linux, jenis Shell yang sering digunakan adalah Shell bash. Karena perintah-perintahnya powerfull dan juga digunakan oleh banyak orang sehingga dukungan untuk shell bash ini banyak tersedia dan shell bash ini selalu di-update. Untuk tutorial belajar shell bash, anda bisa berkunjung ke http://pemula.linux.or.id/programming/bash-shell.html.



Jadi intinya, Shell ini digunakan sebagai jembatan antara user dengan Kernel untuk mendapatkan hasil atau output yang anda inginkan.



Okeh, sekian artikel saya mengenai Pengertian Shell. Kalau ada kesalahan apapun itu, mohon maaf dan mohon diralat yah. Karena saya juga masih belajar. Hehehehe.... :D

Pengertian GNU

Kata GNU sudah gak asing lagi bagi anda yang udah berkecimpung di dunia Linux dan opensource. Bagi anda yang baru masuk ke dunia Linux, mungkin bertanya-tanya tentang Pengertian GNU. Emang, Pengertian GNU apa sih? GNU itu bukannya Linux yah? Hehehehehehe..... Tenang, kali ini saya akan membahas artikel mengenai Pengertian GNU. Bagi anda yang sudah tahu dan lebih mengerti tentang Pengertian GNU, harap comment dan sarannya akan artikel saya mengenai Pengertian GNU versi saya ini. Hehehehe.... Tanpa basa-basi lagi, silahkan memabca Pengertian GNU.... ^^



GNU (GNU is Not Unix), GNU ini merupakan sebuah proyek yang dibangun oleh Richard Stallman untuk membuat sebuah sistem operasi yang mirip Unix (Unix like). Yang tentunya sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang free/bebas. Contoh proyek yang dikerjakan oleh GNU seperti membuat GNU C Compiler, desktop environment, dan masih banyak lagi.


Nah, pada Linux juga menyangkut proyek dari GNU. Kenapa bisa begini padahal kan Linux merupakan karya dari Linus Torvalds? Hehehehehe.... Mari kita selidiki... :)

Awal mulanya kan, om Linus Torvalds ini membuat sebuah Kernel Linux. Kan, gak mungkin om Linus Torvalds membuat sendiri desktop environment-nya, Program-program dan aplikasinya juga. Jadi, om Linus Torvalds mengambil aplikasi-aplikasi dan program-program serta semua yang dibutuhkan untuk membuat Linux menjadi sebuah sistem operasi yang lebih sempurna lagi dari proyek-proyek yang sudah dihasilkan oleh GNU tersebut. Jadi, om Linus Torvalds ini hanya membuat Kernel-nya saja.


Linux juga kan mengadopsi semua program dan aplikasi yang diambil dari proyek-proyek GNU. Jadi, harusnya nama Linux ini ditambahi nama GNU-nya. Jadi GNU/Linux. Tapi, intinya kan Linux ini buatan dari Kernel om Linus Torvalds. Jadi orang-orang lebih sering menyebut Linux daripada GNU/Linux.


Nah, sekian artikel saya mengenai Pengertian GNU. Mohon maaf dan mohon diralat apabila terdapat kesalahan apapun itu pada artikel saya kali ini. Saya kan, juga seorang yang masih belajar. Hehehehehehe....
Sekian.. ^^v

Pengertian Repository

Pengertian Repository ini mungin sudah gak asing lagi di telinga-telinga para Linuxer. Hehehehe....
Nah, mungkin bagi anda yang belum mengerti tentang Pengertian Repository, akan saya beritahu pada artikel ini. Ada baiknya ketika membaca artikel saya mengenai Pengertian Repository, anda googling lagi untuk mengetahui Pengertian Repository atau Arti Repository dengan berbagai sumber yang ada dan juga dengan key word selain Pengertian Repository.


Okeh, Let´s begin... :)


Repository, adalah sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi (red : Linux) yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror website paket-paket tersebut.(Silahkan klik Pengertian Mirror). Bisa dibilang Repository ini adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut di instal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.


Masih bingung juga? Waduh, kalau jelasin secara logika ini agak susah sih. Hehehehe...
Hmmm... Jadi begini, sebuah sistem operasi seperti Linux ini kan terdiri dari berbagai macam distro (Klik Pengertian Distro). Mulai dari yang berbasiskan .rpm; .deb; dan lain-lain. Jadi, tentu saja disediakan paket-paket khusus untuk menunjang kinerja aplikasi dan program dari sistem operasi tersebut agar tidak tercampur aduk oleh paket-paket untuk distro lain.


Contohnya seperti paket-paket (Repository) dari Mandriva tidak sama dengan paket-paket yang ada pada Ubuntu. Karena kedua extensi tersebut, tidak kompatibel satu sama lain. Maka dari itu, agar pengguna dapat dengan mudah men-download Repository, dibuatlah Mirror Repository tersebut seperti kambing.ui.ac.idFoss ID, dan berbagai Mirror-Mirror Lokal lainnya.


Nah, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa Repository itu adalah paket-paket yang dikhususkan dan disediakan untuk di instal oleh berbagai macam Distro Linux.

Okeh, sekian dari saya. Kalau belum mengerti silahkan cari di mbah google dengan Keyword selain Pengertian Repository. Hehehehehe... :)

(Nb : Yeah, seperti pada postingan artikel-artikel saya yang lain. Jika terdapat kesalahan mohon diralat dan maaf jika terdapat salah-salah kata. ^^)

Pengertian Distro

Weits, Pengertian Distro ? Emang mau bikin bisnis clothingan? Hehehehe.... Maksud disini adalah Pengertian Distro pada Linux. Kok mirip-mirip ama pakaian yah? Yeah, saya akan menjelaskannya Pengertian Dsitro pada artikel kali ini. Tanpa basa-basi lagi, silahkan membaca Pengertian Distro versi saya.... :)


Distro singkatan dari distribution atau distribusi.Adalah distribusi-distribusi Linux yang tersedia di seluruh dunia untuk anda gunakan dan manfaatkan. Bisa dibilang jenis-jenis Linux atau versi-versi dari Linux yang tersebar luas untuk bisa anda manfaatkan.


Seperti biasa, kalau belum mengerti tentang Pengertian Distro-nya, akan saya jelaskan menggunakan Logika. ^^

Jadi begini, Linux itu kan bersifat open-source, kan berarti banyak orang atau perusahaan yang menggunakan sebuah Kernel Linux untuk membangun sebuah versi Linux mereka sendiri. Intinya kan, Linux itu terdiri dari sebuah Kernel, cuma ditambah aplikasi-aplikasi dan program-program sesuai dengan orang yang membuat distro versi mereka. Kemudian, Linux versi mereka tersebut di-distribusikan lewat Internet dan berbagai macam media penyalur lainnya.

Intinya, Distro ini adalah versi Linux (distribusi Linux) yang bermacam-macam adanya.


Huah, capek abis pulang sekolah ngetik artikel ini.... Hehehehe... Tapi gak apa-apa. Demi kemajuan tekhnologi dan informasi untuk anda-anda semua, saya dengan senang hati untuk membantu (dengan sedikit imbalan?? ^^). Hehehehe...

Okeh, sekian dari artikel saya kali ini. Kalau ada salah-salah kata mohon diralat dan dimaafkan.
Karena saya sendiri juga masih belajar. Hehehehe.... ^^

Sejarah Singkat Linux

Sejarah singkat Linux. Mungkin diantara anda semua ada yang sudah tahu dan ada yang tidak tahu tentang Sejarah singkat Linux. Meskipun di blog-blog dan website lain sudah tersedia artikel mengenai sejarah singkat Linux, saya akan mencoba untuk mengingatkan kembali. Oya, tulisan ini saya ambil dari buku Pengenalan Linux oleh piksi. Maklum, kalau pakai bahasa sendiri kurang enak rasanya. Hehehehe... :)

Let´s begin.....



Dimulai pada tahun 1991, Mahasiswa Universitas Helsinki, Finlandia mempublikasikan system operasi mereka yang pertama yang merupakan varian dari sistem operasi UNIXdan diberi nama Minix oleh Andrew S.Tanenbaum. Pada saat berkembang sistem tersebut, Linus Torvalds. Salah seorang mahasiswa Universitas tersebut menyatakan bahwa sistem Minix tersebut non-portable dan monolitis. Untuk itu dia ingin menyempurnakan sistem Minix tersebut.Sebagai gantinya dia menciptakan sistem operasi yang diberi nama Linux. Sistem operasi tersebut dinyatakan bahwa bukan untuk tujuan komersial dan kedengarannya Torvalds menyatakan bahwa proyek tersebut hanya proyek kecil da tidak akan berkembang.



Linux termasuk di dalam free software yang dapat didefinisikan bahwa Linux tersebut disertakan source codenya. Sehingga yang lain dapat memodifikasinya dan juga mendistribusikannya kembali dan berlisesnsikan GNU.


Sekarang Linux dikenal sebagai operating system yang kompatibel dengan UNIX dan berkembang paling pesat diantara sistem operasi yang lainnya. Hal ini disebabkan karena kemampuan Linux yang lebih di dalam network server, mampu berjalan di workstation mode grafis, aplikasi perkantoran, router dan masih banyak lagi yang lain yang dirasa kemampuannya tidak berujung batas.



Nah, itu adalah sejarah ¨singkat¨ dari perjalanan sang Penguin. Untuk sejarah yang lebih panjang lagi, silahkan anda googling dengan berbagai keyword. Hehehehehehe.... ^^v

Belajar Linux

"Wah, belajar Linux susah!!!"


Semua orang awam yang baru kenal Linux biasa berkata seperti itu. Ketika baru belajar Linux, pasti ada masalah yang harus dihadapi. Ada pertanyaan yang ingin dijawab. Ada modal yang harus dikeluarin. Ada juga yang harus direlain seperti Windows yang kamu pakai. :)

Sekali kamu bisa, maka kamu akan tahu betapa hebat si Linux ini. Kamu yang biasanya pakai Windows sebagai sistem operasi kamu, sekarang jadi Linux dengan berbagai distro (distribusi) yang ada dalam komputer/PC/Laptop kamu.

Ada banyak manfaat yang kamu bisa peroleh dari belajar sistem operasi Linux, seperti :

Tahu tentang berbagai macam istilah-istilah dalam dunia IT
Bebas untuk mengutak-atik distro Linux kamu
Lebih kreatif dan inovatif
Membantu mengurangi pembajakan sistem operasi
dan lain-lain...

Belajar Linux harus tekun dan sabar. Kamu harus mempelajarinya mulai dari dasar. Pelajari dulu sejarahnya, ilmunya, caranya, lalu kamu praktekkan. Banyak hal yang harus kamu ketahui tentang Linux. Jadi, disini kamu dituntut untuk benar-benar serius mempelajarinya.

Saran saya, untuk pemula (seperti saya^^) gunakan dirstro yang user-friendly. Seperti Mandriva, Ubuntu, dan lain-lain. Dan juga cari teman seperjuangan yang mau ikut juga dijalan kamu. Oya, jangan pakai Slackware yah. Hehehehe....

Go Open-Source Software!! Wassalam... ^^

Artikel Terkini

About Me

Foto Saya
Saya orangnya tidak terlalu pintar dalam bidang Teknologi Komputer.Tetapi saya masih semangat untuk belajar dan akan membantu orang yang membutuhkan bantuan saya. http://ghadinkz23.blogspot.com